Catat Sejarah, Peringatan Hari Santri 2026 MWC NU Kertosono Rangkul Muhammadiyah, LDII, dan Tokoh Lintas Agama

MediaCentre MWC NU KERTOSONO – Pemandangan menyejukkan sekaligus bersejarah tersaji dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kertosono di Pendopo Kecamatan Kertosono. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”, upacara ini mencatatkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya melibatkan dan dihadiri langsung oleh jajaran ormas keagamaan dan kemasyarakatan, mulai dari Muhammadiyah, LDII, hingga unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Keberagaman dan harmoni tersebut tidak hanya tampak di deretan kursi undangan, tetapi juga tercermin langsung di lapangan upacara. Sinergi nyata terlihat dari kolaborasi petugas upacara yang melibatkan kader Banser hingga pemuda Muhammadiyah.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Camat Kertosono, Widi Cahyono, S.STP., M.Si., dengan Komandan Upacara Eko dari Banser Kertosono, Perwira Upacara Sokhibul Amin (Banser Kertosono), serta Ajudan Dwi (Banser Kertosono). Menariknya, posisi Komandan Kompi 1 hingga 4 seluruhnya dipercayakan kepada kader Muhammadiyah Kertosono, yakni Rizki Fadil Ahmad, Sadewo Anggoro Putro, Putra Yoga Febiansyah, dan Sebastiano Levian Dinoxta.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dimas Aditya (Santri PP Yanbu’ul Hikmah Tanjung), disusul pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibra MAN 1 Nganjuk yang beranggotakan Agha Haidar, Haidar Abdillah, dan M. Marvel Maftuh. Teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Nailatul Ulfah (Santri PP Al ‘Ainy Nglawak), Ikrar Santri Indonesia oleh Hilya Jauharoh El Muna (Santri PP Al ‘Ainy Nglawak), dan Naskah Resolusi Jihad dibacakan langsung oleh Ketua MWC NU Kertosono, Moh. Ali Imron, MA. Seluruh jalannya upacara dipandu oleh MC Rifki Khumairo Luluil Maknun, S.Pd., dengan iringan lagu-lagu kebangsaan dari Paduan Suara PAC Fatayat NU Kertosono, serta ditutup dengan doa oleh Rais Syuriah MWC NU Kertosono, H. Slamet Abdul Ghoni, M.Pd.

Jajaran Forpimcam Kertosono beserta MWC NU Kertosono dan Tokoh Lintas Agama

Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakannya, Camat Kertosono menegaskan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar sebagai sumber daya manusia unggul yang dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berakhlak mulia.

“Santri tidak boleh merasa kecil dan tidak boleh membatasi diri. Santri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa. Syaratnya terus belajar, bersungguh-sungguh, dan mengabdikan ilmunya bagi kemajuan Indonesia,” ujar Camat membacakan naskah Menag RI.

Amanat tersebut turut menggarisbawahi peran strategis pesantren dalam membina karakter bangsa. Di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, perhatian pemerintah terhadap pesantren kian nyata dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama RI sebagai unit eselon I yang fokus menangani penguatan lembaga pesantren.

Menag RI juga menegaskan bahwa esensi Hari Santri adalah milik seluruh bangsa. “Hari Santri bukan hanya milik santri dan pesantren, bukan pula hanya milik umat Islam. Hari Santri adalah milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung tinggi persatuan, dan mencintai tanah air,” tandasnya.

Acara khidmat di Pendopo Kecamatan Kertosono ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam seperti Danramil Kertosono dan Kapolsek Kertosono, Kepala KUA Kertosono, Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk H. Dafiq Ilham Akbar, SE, Kepala Sekolah TK/SD, Ketua Paguyupan kepala desa/kelurahan Kertosono, serta tokoh masyarakat seperti Kyai Bisri Musthofa dan H. Abbas Achmad.

Hadir pula Ketua FKUB Kertosono, pimpinan cabang ormas keagamaan yakni Ketua PC Muhammadiyah Kertosono, Ketua PC LDII Kertosono, serta jajaran pengurus Syuriah, Tanfidziyah, dan Badan Otonom (Banom) MWC NU Kertosono. Momen kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat santri mampu menjadi perekat persaudaraan dan penjaga keutuhan NKRI.(faiz-medcentMWC Nu Kts)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *